Senin, 12 September 2022

5 Strategi Memenangkan Perang Harga dalam Persaingan Bisnis

 

strategi memenangkan perang harga

Dalam artikel ini akan dikupas tentang bagaimana menerapkan strategi perang harga agar tidak merugikan bisnis, dan tidak berdampak buruk pada komunitas bisnis secara keseluruhan.

Dunia bisnis merupakan perang yang sangat kejam. Dalam bisnis terdapat istilah perang harga, yaitu suatu perlombaan atau kompetisi untuk menurunkan harga produk pasar yang dilakukan oleh pelaku bisnis dengan pelaku lainnya.

Terjadinya perang harga dapat disebabkan karena adanya pemasaran produk yang serupa, perusahaan ingin memperluas bisnis, perusahaan menghindari kebangkrutan, dan dimana kadang perang harga terjadi akibat usaha sebuah perusahaan untuk meningkatkan pendapatannya.

Namun, jika dipkirkan lebih lanjut, perang harga dapat merugikan bidang industri secara keseluruhan. Jika para pebisnis asal memainkan strategi perang harga ini. Oleh karena itu, diperlukan adanya strategi memenangkan perang harga untuk menghadapi kompetitor, agar tidak banyak yang mengalami kerugian.

1. Mengenali Kekurangan dan Kelebihan Produk

Sebelum mengeluarkan produk ke pasaran, Anda harus menimbang kekurangan dan kelebihannya. Caranya dengan mengenali seberapa besar kekurangan yang dapat menurunkan harga jual, dan kelebihan yang dapat berpotensi sebagai pengikat harga jual.

Dengan melakukan pembandingan akan lebih mudah memaksimalkan kelebihan produk dan mengurangi kerugian yang dihasilkan produk.

2. Mengubah Pola Pikir dalam Pemasaran

Ada baiknya jika Anda memiliki pola pikir sendiri dalam menjalankan usaha. Bukan Anda yang mengikuti pola pikir pasar, melainkan membuat pola pikir yang bisa diikuti pasar dan Andalah sebagai pengendalinya.

Sebagai contoh, cara yang digunakan bisa melalui pembuatan kemasan yang lebih menarik, padahal produk sama. Selain itu, juga bisa menjual di tempat yang berbeda, padahal produk dan kemasannya sama.

3. Menyentuh Emosi

Menyentuh emosi yang dimaksud adalah berfikir seperti halnya konsumen atau pembeli. Kebanyakan konsumen masih berfikir membeli produk sesuai emosinya. Bisa dilihat dengan banyaknya konsumen lebih memilih barang yang mahal dari pada yang murah.

Begitu pun dengan para pebisnis harus berfikir dengan menggunakan emosi. Dengan nama perusahaan atau merek yang Anda jual, Anda akan mampu menyentuh emosi konsumen.

Sebagai contoh perusahaan Gucci, setiap produk yang dikeluarkan memiliki harga jual yang mahal. Namun, peminatnya sudah tidak terhitung lagi jumlahnya. Karena perusahaan tersebut telah mampu menyentuh emosi pembeli.

4. Harga Sesuai Kualitas

Anda harus menjual produk sesuai kualitas baru menentukan harga. Namun, tidak sembarangan untuk menentukan harga. Anda harus menentukan produknya layak keluar dengan harga yang tinggi.

Untuk meyakinkan dan menarik konsumen, Anda dapat memberikan beberapa bonus seperti garansi sesuai jaminan kualitas produk, pelayanan yang baik, dan bonus lainnya.

5. Melakukan Pelayanan dengan Baik

Strategi memenangkan perang harga yang terakhir ini adalah dengan melakukan pelayanan yang baik. Dengan menggunakan penangan pemasaran produk dan pelayanan, akan menambah kemajuan dalam bisnis.

Cara yang dilakukan bisa seperti dengan fast respon dalam menanggapi pesan pembeli, memberikan voucher belanja, mengadakan giveaway, melakukan pengemasan produk yang menarik, dan lain-lain.

Demikian beberapa strategi memenangkan perang harga yang dapat Anda coba. Baik pemula mau pun yang sudah senior, boleh mencoba strateg ini. Dengan menggunakan strategi di atas, kemungkinan besar, Anda dapat memenangkan harga pasaran, tanpa harus menurunkan harga pasar.

Arizal Firmansyah, Pendiri RIZALmedia, sebuah usaha multimedia diantaranya Shooting Video, Fotografi, Kursus Komputer, dll. Baca profil Arizal selengkapnya, klik di sini...

Komentar Facebook :

Komentar dengan Akun Google :