8 Golongan Orang yang Berhak Menerima Zakat Disebut Apa?

 Membayar zakat merupakan salah satu kewajiban yang harus ditunaikan oleh semua umat muslim yang sanggup alias memiliki harta cukup untuk disedekahkan. Dalam transaksi zakat, pastinya ada pihak pemberi dan penerima, lalu 8 golongan orang yang berhak menerima zakat disebut apa?

Orang yang Berhak Menerima Zakat Disebut

Ternyata tidak sembarangan orang dapat menerima zakat, ada 8 golongan yang berhak menerimanya. Untuk mengetahui kedelapan golongan yang memiliki hak untuk mendapatkan zakat, berikut ini penjelasannya. 

8 Golongan Orang yang Berhak Menerima Zakat Disebut Apa?

8 golongan orang yang berhak menerima zakat disebut mustahik, sedangkan mereka yang memberi zakat disebut muzakki. Keduanya memiliki peran yang sangat berkaitan dalam melangsungkan ibadah zakat. 

Umat muslim yang mampu wajib menyisihkan seperkecil hartanya untuk membayar zakat sekitar 2,5% dari jumlah harta yang dimiliki seperti untuk zakat mal atau zakat penghasilan. Nah kedelapan golongan yang berhak mendapatkan bagian zakat tersebut adalah:

1. Fakir

Golongan pertama yang sangat wajib mendapatkan zakat adalah fakir. Golongan fakir merupakan mereka yang tidak memiliki sumber penghasilan apapun karena disebabkan oleh beberapa faktor berat seperti karena sakit. 

Kelompok fakir harus menjadi prioritas utama saat proses penyaluran zakat karena mereka benar-benar menjadi pihak yang membutuhkan. Bantuan yang diberikan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. 

2. Miskin

Berbeda dari fakir yang tidak memiliki penghasilan sedikit pun, golongan miskin cenderung memiliki penghasilan tetapi tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Golongan miskin juga harus diperhatikan dan dibagi secara rata agar semuanya mendapatkan bantuan dari zakat yang terkumpul.

3. Riqab

Zakat artinya mensucikan harta, dan yang dimaksud disini adalah membagikan sebagian hartanya ke golongan yang kurang mampu seperti riqab yang merupakan hamba sahaya.

Budak yang belum merdeka biasanya akan diatur oleh tuan mereka, sehingga sebagai umat muslim wajib membantu mereka untuk mendapatkan hak yang wajib dimilikinya. 

4. Gharim

Tidak hanya ketiga golongan di atas, ada juga kelompok lainnya yaitu gharim. Golongan ini adalah mereka yang memiliki hutang dan sudah tidak sanggup untuk membayarnya secara penuh.

Pemilik hutang tersebut juga harus dilihat dari latar belakangnya, jika mereka benar-benar tidak memiliki kesanggupan untuk membayar hutang maka sudah dipastikan mereka berhak menjadi muzakki.

Namun jika mereka memiliki kualitas hidup yang berkecukupan tetapi enggan membayar hutang maka mereka tidak termasuk kedalam 8 golongan orang yang berhak menerima zakat disebut muzakki tersebut. 

5. Mualaf

Mualaf menjadi golongan selanjutnya yang berhak mendapatkan bagian zakat. Muallaf sendiri merupakan kalangan yang baru memeluk kepercayaan umat muslim agar bisa merasakan solidaritas yang dijunjung tinggi dalam kepercayaan ini.

Meskipun seorang mualaf tersebut dinilai memiliki kecukupan harta, tetapi mereka tetap menjadi muzakki selanjutnya yang tidak boleh dilewatkan.

6. Fisabilillah

Fisabilillah tidak pantang menyerah dalam mengorbankan dirinya di jalan yang benar, sehingga sebagai umat muslim wajib membantunya dengan memberikan bantuan berupa zakat. 

7. Ibnu Sabil

Orang yang kehabisan bekal saat perjalanan atau ibnu sabil menjadi kalangan lainnya yang wajib menerima zakat. Jika mereka tidak menerima sebagian harta yang diberikan maka bisa mendatangkan dosa karena mereka adalah pihak yang berhak mendapatkan bantuan zakat.

Golongan orang yang berhak menerima zakat disebut ibnu sabil yang biasanya sedang dalam perjalana mencari hal-hal yang berkaitan dengan agama Allah swt. Umat muslim yang bertemu mereka wajib menyisihkan hartanya agar mereka tidak kelaparan di tengah jalan. 

8. Amil

Tidak hanya mereka yang membutuhkan, seorang amil atau penyalur zakat juga berhak mendapatkan bagian dari zakat yang dikumpulkan oleh masyarakat.

Amil memiliki jasa yang besar dalam penyaluran harta zakat, sehingga tidak ada salahnya untuk memberikan bantuan zakat kepada mereka. 

Jika dilihat dari jumlah golongan orang yang berhak menerima zakat adalah delapan, maka sekarang tidak ada alasan lagi untuk tidak menunaikan zakat sebagai bentuk ibadah dan ajang membantu sesama.

Berbagi Berkah Menggunakan Zakat Fitrah

Agar bisa membantu delapan golongan di atas, setiap umat muslim bisa menyalurkannya melalui zakat fitrah yang biasa dilakukan saat bulan ramadhan atau lebih tepatnya menjelang hari raya idul fitri. 

Zakat fitrah sendiri berarti mensucikan sehingga dengan ibadah ini diharapkan mampu mensucikan harta yang dimiliki. Adapun jumlah zakat yang harus dibayarkan saat melakukan zakat fitrah adalah sebanyak 2,5 kg beras atau setara dengan 3,5 liter bagi setiap orang. 

Pastikan untuk menyalurkan zakat fitrah sebelum melakukan sholat idul fitri agar bisa mensucikan harta dan batin. Jangan lupa juga untuk memberikannya ke 8 golongan orang yang berhak menerima zakat disebut muzakki seperti yang sudah dibahas di atas. 


Baca Artikel Lainnya :

Postingan populer dari blog ini

DAGO BAKERY PUNCLUT BANDUNG, Harga Menu, Harga Tiket, Alamat dan Fasilitas

Orang yang Mengarang Puisi Disebut Apa dan Bagaimana Tipsnya?

PANTAI TANJUNG LESUNG, Harga Tiket Masuk, Aktifitas Seru dan Daya Tarik